::::: Selamat Datang di Situs Resmi Warnet Pedesaan Indonesia ::::: Solusi Murah Bisnis Warnet dan Hotspot di wilayah pedesaan di Indonesia tanpa VSAT dan Biaya Operasional Termurah :::::
Posted by : Pro-Admin Kamis, 23 Mei 2013

Internet Masuk Desa !!

Bukan hanya sekedar Bisnis untuk mewujudkan perangkat jaringan internet di daerah pedesaan atau daerah terpencil sekalipun.

Memanfaatkan tehnologi yang ada dan penggunaan Jaringan Internet untuk membuat Warnet dan Hostpot di Pelosok Desa, membuat beberapa dari anda kebingungan soal cara membuat, peralatan yang dipergunakan dan kemampuan perangkat yang ada serta ISP atau Internet Services Provider apa yang bisa dimanfaatkan untuk hal tersebut, siapa yang dapat membuat, dimana tempat pemesanan hingga maintenance/ pemeliharaan peralatannya agar Perangkat Internet Desa ini bisa dinikmati dalam jangka waktu yang lama, bahkan mungkin selamanya.

Semua keraguan anda akan terjawab di dalam Website Warnet Pedesaan Indonesia.

Sejarah Internet Indonesia/Warnet

Mungkin tidak jelas siapa penyelenggara WARNET pertama kali di Indonesia. Tampaknya aktivitas pembuatan WARNET mulai sekitar tahun 1996-1998. Wasantara dari PT POS Indonesia dan POINTER yang merupakan spin-off dari CNRG ITB merupakan segelintir pionir WARNET di Indonesia. POINTER bahkan sempat bereksperimen dengan VW Combi untuk WARNET Keliling.

Warung Internet adalah sebuah kata yang berkembang di antara para aktivis Internet Indonesia di tahun 1997-1998 untuk sebuah kios yang memiliki banyak komputer untuk disewakan bagi pengakses Internet. Pada masa itu, secara tidak sadar terjadi perebutan singkatan dari Warung Internet antara WARIN dan WARNET. Seharusnya jika kita konsisten dengan proses menyingkat kata, seperti WARTEG (Warung Tegal) dan WARTEL (Warung Telekomunikasi), maka yang seharusnya dipilih adalah WARIN.
Karena Internet, .NET, menjadi akhiran yang sangat menarik dalam jaringan Internet, maka kebanyakan rekan di masa itu lebih memilih istilah WARNET daripada WARIN. Oleh karena itu tidak heran hingga saat ini WARNET diadopsi oleh masyarakat Indonesia.

Pada tanggal 25 Mei 2000 merupakan hari bersejarah bagi rekan-rekan w:WARNET – karena telah lahir Asosiasi Warnet Indonesia yang ada secara fisik dalam pertemuan di kantor w:DIKMENJUR. Dalam sebuah rapat untuk melihat kemungkinan kerja sama antara rekan-rekan WARNET dengan SMK, yang dipimpin oleh D. Gatot H.P., Direktur Menengah Kejuruan DIKNAS pada saat itu. Asosiasi WARNET Indonesia kemudian dikenal sebagai AWARI.

Ketua Asosiasi Warnet pertama adalah rekan Rudy Rusdiah, Bendahara rekan Adlinsyah dan Sekretaris Abdullah Koro. Tampaknya aktivitas ketua AWARI waktu itu dirasakan tidak terlalu transparan kepada teman-teman WARNET. Di akhir 2001, dilakukan pertemuan rekan-rekan aktivis WARNET yang berakhir dengan digantinya pengurus lama dengan presidium AWARI yang dipimpin oleh Judith M.S., Michael Sunggiardi, dan Abdullah Koro.
 Source : Sejarah Warnet Internet Indonesia












- Copyright © Warnet Pedesaan -WARDES INDONESIA