warnet pedesaan 1 warnet pedesaan 2
SELAMAT DATANG DI WEBSITE WARNET PEDESAAN INDONESIA ::: KAMI ADALAH SOLUSI UNTUK KONEKSI JARINGAN INTERNET HINGGA KEPELOSOK DESA TANPA JARINGAN KABEL :::: INFORMATION CALL : 081 242 989 9993 atau 0411 298 9993

Sabtu, 25 Oktober 2014

Cara Memperluas Jangkauan WiFi

Filled under:

Jangkauan yang terbatas adalah kendala yang menjadi pertimbangan orang untuk tidak menggunakan media penghubung tanpa kabel atau wireless pada jaringan komputer mereka.

Ada beberapa solusi yang bisa digunakan untuk mengatasi atau mempeluas jangkauan sinyal wi-fi, salah satunya adalah dengan menambahkan perangkat wifi access point dan atau wi-fi router.

Jika anda sudah terlanjur membeli 2 buah wifi router maka anda tidak perlu menyesal dan menjualnya kembali, perangkat wifi tersebut bisa dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan sinyal wifi dan juga sebagai cadangan jika salah satunya rusak.

Jika wifi router yang terpakai sudah berjalan normal namun jangkauannya dirasa kurang jauh dan anda ingin agar daerah-daerah tertentu yang tidak kebagian sinyal bisa menerima sinyal  maka wi-fi router satunya lagi bisa dipakai  untuk ditambahkan ke jaringan  dengan tujuan memperkuat sinyal.

Berikut adalah langkah-langkah yang mesti dilakukan.

1. Langkah awal yang sering ditanyakan orang adalah apa yang harus disetting di wifi router pertama?

Wi-fi router pertama yang sudah berjalan dengan baik, tidak perlu diapa-apakan biarkan saja. Yang perlu anda lakukan adalah mencari tahu berapa IP address router tersebut dan berapa range IP Address ( IP DHCP ) yang dibagikan oleh router pertama itu.

Tujuannya adalah agar IP address nanti yang dipasang di router kedua tidak bentrok dengan ip address yang sudah ada di jaringan.

2. IP Address pada router kedua  di-setting dengan IP static yang satu segment dengan ip address DHCP  dan pastikan tidak sama dengan ip address pada router  pertama .

3. Selain tidak boleh sama dengan ip address dari router pertama, ip address dari router kedua juga tidak boleh masuk dalam daftar range IP DHCP tetapi harus satu segment dengan ip address router pertama.

Contoh:
 - IP address router 1  adalah 192.168.1.1 subnetmask 255.255.255.0
-  Range IP address DHCP : 192.168.1.10 s/d 192.168.1.100 subnetmask 255.255.255.0
-  IP address router kedua harus static dengan dengan, IP nya bisa dikasih: 192.168.1.111 dan seterusnya dengan subnemask 255.255.255.0
Penjelasan tentang subnetmask

4. Pada router kedua, atur atau setting konfigurasi untuk koneksi wireless yang sama dengan di wifi router pertama. Aktifkan pengaman seperti WEP dan WPA  

5. Hubungkan router pertama dan kedua dengan menggunakan kabel straight.

6. Letakkan wirelees router pada posisi yang tepat. Tips menentukan posisi. 

7. Tes koneksi.

Dengan menjadikannya sebagai access point maka fungsi router dan DHCP tidak digunakan, praktis yang dipakai adalah fitur access point saja.

Begitupun jika masih terasa kurang kuat sinyal yang ada maka anda bisa menambahkan router atau access point ketiga, tentunya harus diatur dahulu seperti petunjuk di atas agar bisa berfungsi.

Posted By Author10.00

Pengaturan Channel pada WiFi

Filled under:

Salah satu cara untuk mencegah dan mengatasi terjadinya interferensi pada jaringan wireless wifi adalah dengan mengatur channel yang dipakai pada Wifi Acccess Point.

Penggunaan system Channel pada wifi merupakan cara untuk menentukan pada frequency berapa sinyal gelombang elektromaknet bekerja. Jadi dibalik sebuah channel yang dipakai pada jaringan wireless LAN maka terdapat arti atau makna pada frequency berapa gelombang radio tersebut beroperasi.

Pemilihan dan penentuan pada channel berapa sebuah wifi mesti beroperasi sangatlah penting,  berikut berapa alasan dan penjelasan tentang peran dan pentingnya channel dalam menentukan performa dari sebuah jaringan wifi.

1.    Pemilihan dan pengaturan Channel yang tepat dapat meningkatkan daya jangkau sinyal wifi.
Alasan ini bukan sekedar karangan belaka, wifi 2.4 Ghz memiliki channel yang beroperasi pada frekuensi terendah pada 2402 MHz atau 2.402 GHz. Selanjutnya frekuensi dari channel di atasnya lebih tinggi dengan selisih tiap channel adalah 5 MHz.

Berdasarkan teori rumusan panjang gelombang bahwa semakin kecil frequency sebuah gelombang maka semakin besar panjang gelombangnya dan semakin besar panjang gelombang maka semakin jauh jangkauannya. 
Jadi jika ingin memaksimalkan jangkauan sinyal wifi maka gunakan channel yang paling rendah atau frequency-nya paling kecil.

2.    Mencegah interferensi.
Interferensi adalah gangguan pada sinyal gelombang electromagnet yang disebabkan oleh sinyal lainnya.  Interferensi terjadi karena adanya bentrokan atau pemakaian frekuensi yang sama oleh dua atau lebih perangkat wifi pada arah atau jalur yang berdekatan. Untuk mencegah terjadinya bentrokan sinyal dengan wifi lainnya maka antara tiap-tiap Access Point harus berbeda frequency, usahakan untuk tidak menggunakan frequency yang sama.

Caranya adalah dengan memindahkan channel.
Untuk wifi 2.4 GHz, antara Access Point atau perangkat wifi harus berbeda 5 channel. Contohnya jika Access Point A menggunakan channel 1 maka Access Point B harus menggunakan channel 6 dan seterusnya.
Untuk wifi 5 GHz, antara Access Point atau perangkat wifi harus berbeda 12 channel.

3.    Frequency rendah rawan interferensi
Biasanya banyak orang yang mengatur channel Access Point pada channel 1 atau channel rendah dengan tujuan untuk menambah daya jangkau, namun hal tersebut justru membuat wifi atau jaringan wifi tersebut rentan terhadap interferensi. Karena semakin kuat daya jangkaunya semakin besar kemungkinan untuk terkena sinyal atau frequency yang tidak diharapkan.

Saran saya, atur channel wifi kita pada frequency sesuai dengan kebutuhan kita, misalnya daya jangkaunya yang diperlukan tidak harus jauh maka aturlah channel pada frequency tinggi atau sedang. Jarang memang orang memasang pada channel 11. Cobalah sekali-sekali mengatur channel AP pada channel 11 dan lihatlah kualitas sinyalnya, apakah semakin baik atau semakin buruk pada posisi atau lokasi yang sama.

4.    Frequency tinggi pada channel atas, tahan interferensi tapi daya jangkau sinyal kurang baik.
Bagi saya kualitas sinyal adalah segalanya, percuma daya jangkaunya jauh tapi kualitasnya rendah. Jika inginkan kualitas sinyal yang bagus, yang bebas inteferensi maka pilihan channel yang besar atau yang frekuensinya tinggi.

Posted By Author09.27

Menghitung Fresnel Zone Antar Wilayah

Filled under:

Kemarin ada teman yang bertanya “apa sih fresnel zone itu?”, sebenarnya saya tau tapi sedikit sulit menjelaskannya. Pada postingan kali ini setelah membaca berbagai literatur,,haha akhirnya ketemu deh tentang fresnel zone. Sebelum menjelaskan tentang fresnel zone sebaiknya kita mengetahui dulu tentang LOS “Line of Sight”.

Pada kondisi LOS, antara pengirim dan penerima tembus pandang secara langsung tanpa ada rintangan. Nah teori fresnel zone nantinya digunakan untuk mengkuantifikasi Radio Line of Sight.

Beberapa orang menggunakan konsensus bahwa jika 60% dari Fresnel Zone di tambah tiga meter bebas dari halangan maka Radio LOS baik. Sebagian mengadopsi bahwa harus 80% dari Fresnel Zone tidak ada yang menghalangi untuk memperoleh Radio LOS yang baik.
Link berikut dapat digunakan untuk menghitung Fresnel Zone Clearance



Jika ada halangan di wilayah Fresnel Zone maka performance sistem akan terganggu. Beberapa efek yang akan terjadi adalah:

1.Refleksi
Gelombang yang menabrak merambat menjauhi bidang datar & mulus yang di tabrak. Multipath fading akan terjadi jika gelombang yang datang secara langsung menyatu di penerima dengan gelombang pantulan yang juga datang tapi dengan fasa yang berbeda.

2.Refraksi
Gelombang yang menabrak merambat melalui bidang yang dapat memudarkan (scattering) pada sudut tertentu. Pada frekuensi di bawah 10GHz kita tidak terlalu banyak terganggu oleh hujan lebat, awan, kabut dsb. Redaman pada 2.4GHz pada hujan 150mm/jam adalah sekitar 0.01dB/km.

3.Difraksi
Gelombang yang menabrak melewati halangan dan masuk ke daerah bayangan.

Posted By Author09.10

 
tes1